Grova is a music discovery platform for trending songs, new albums, popular artists, music charts and curated playlists. Discover the energy of Afrobeats, African music, Nigerian songs, Naija music, Amapiano, Afropop, gospel music and Christian worship songs, alongside global favorites and new music releases.
Explore more music from Southeast Asia, including Tagalog songs, Filipino music, OPM music, P-pop, Pinoy hits, Tagalog love songs and fresh songs from Filipino artists. Grova also features Indonesian music, lagu Indonesia, lagu terbaru, lagu viral, lagu cinta, Indonesian pop, Dangdut and popular local music for listeners looking for today’s Indonesian hits.
Whether you are searching for viral songs, relaxing music, praise and worship, party playlists, romantic songs, Afrobeat hits, OPM favorites, P-pop releases or the latest lagu hits Indonesia, Grova helps you discover music for every mood, moment and playlist. Browse songs, albums, artists and playlists to find familiar favorites, rising artists and your next repeat-worthy track.
#Geisha #GeishaIndonesia #Geram #NewRelease --- Geisha Lepaskan Amarah Terpendam Lewat Single “Geram” Geisha kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru berjudul Geram, sebuah single yang menangkap emosi saat seseorang berada di titik batas sebuah hubungan. Dikenal sebagai band dengan vokal yang emosional, Geisha terus menghadirkan lagu yang relevan lintas generasi. Geisha dengan formasi Regina Poetiray pada vokal, Nard pada bass, dan Dhan pada keyboard, menegaskan bahwa identitasnya bukan sebagai band nostalgia, melainkan sebagai teman hidup yang tumbuh bersama pendengarnya. Lagu Geram bercerita tentang seseorang yang setia menjaga dan mencintai dengan tulus, namun harus menghadapi kenyataan pahit ketika kepercayaan itu dikhianati. Hadirnya orang ketiga menjadi titik runtuh dari hubungan yang selama ini diperjuangkan, menyisakan luka yang tak lagi bisa ditahan. Lagu ini menggambarkan fase ketika kesabaran berubah menjadi kemarahan, dan cinta yang dijaga justru dihancurkan. “Geram adalah titik di mana seseorang tidak lagi bisa menahan semuanya sendirian. Bukan sekadar marah, tapi akumulasi dari rasa kecewa dan sakit yang terlalu lama dipendam,” ungkap Geisha. Hal tersebut terasa kuat dalam lirik “Geram rasa hatiku, tak terima kau sayat lubuk hatiku, hingga terkoyak tumpahkan luka”, serta “Sungguh benci, benci kamu dan dia”, yang menegaskan ledakan perasaan yang tak lagi bisa disembunyikan. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa tidak semua luka hadir dalam bentuk pertengkaran besar. Ada rasa sakit yang tumbuh dalam diam, dan justru itu yang paling menghancurkan. Kekuatan cerita ini juga diperdalam melalui music video Geram yang diperankan langsung oleh Regina Poetiray, yang digambarkan sebagai seorang pasangan yang telah menikah namun harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya berselingkuh. Ia memilih memendam semuanya, menahan amarah, hingga perlahan menjadi pasrah saat menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Karena pada kenyataannya, geram bukan hanya sekadar amarah, melainkan rasa lelah yang lama